• Wisata Tebing Parang - Menakjubkan

    Wisata Tebing Parang yang menakjubkan ... siapa saja boleh melakukan wisata ketinggian ini dengan catatan pastinya sehat dan fisik yang prima.



    A via ferrata (bahasa Italia untuk "jalur besi", ferrate vie jamak atau dalam bahasa Inggris via ferratas) adalah rute pendakian yang dilindungi yang ditemukan di pegunungan Alpen dan lokasi tertentu lainnya. Istilah "via ferrata" digunakan di sebagian besar negara dan bahasa kecuali terutama di negara-negara berbahasa Jerman termasuk Swiss dan Austria, yang menggunakan Klettersteig (bahasa Jerman untuk "jalur pendakian", Klettersteige jamak).

    Inti dari modern via ferrata adalah kabel baja yang membentang di sepanjang rute dan secara berkala (setiap 1 hingga 10 meter (3,3 hingga 32,8 kaki)) terpaku pada batu. Menggunakan via ferrata kit, pendaki dapat mengamankan diri mereka ke kabel, membatasi jatuh. Kabel juga dapat digunakan sebagai bantuan untuk memanjat, dan alat bantu pendakian tambahan, seperti anak tangga besi (pasak), pasak, tangga berukir, dan bahkan tangga dan jembatan sering disediakan. Dengan demikian, melalui ferratas memungkinkan rute berbahaya dilakukan tanpa risiko yang terkait dengan pendakian dan pendakian yang tidak terlindungi atau kebutuhan akan peralatan pendakian seperti tali. Mereka menawarkan cara yang relatif tidak berpengalaman untuk menikmati posisi dramatis dan mengakses puncak yang sulit, biasanya pelestarian pendaki gunung yang serius, meskipun, karena ada kebutuhan untuk beberapa peralatan, kepala yang baik untuk ketinggian dan teknik dasar, via ferrata dapat dilihat sebagai langkah berbeda dari berjalan gunung biasa. Sebaliknya, persyaratan peralatan sederhana, kemampuan untuk melakukannya sendiri, dan potensi untuk menutupi banyak tanah berarti bahwa melalui ferratas juga dapat menarik bagi pendaki yang lebih berpengalaman.

    Via ferratas dapat bervariasi panjangnya dari rute pendek yang memakan waktu kurang dari satu jam hingga panjang, menuntut rute alpine yang mencakup jarak dan ketinggian yang signifikan (1.000 meter (3.300 kaki) atau lebih dari pendakian) dan membutuhkan delapan jam atau lebih untuk menyelesaikannya. Di daerah-daerah tertentu, seperti Brenta Dolomites, dimungkinkan untuk menghubungkan melalui ferratas bersama-sama, menginap di tempat perlindungan gunung, dan melakukan tur pendakian multi-hari yang ekstensif di ketinggian. Dalam kesulitan, melalui ferratas dapat berkisar dari rute yang sedikit lebih dari jalur, meskipun dalam situasi dramatis dan terbuka, untuk rute yang sangat curam dan berat, menggantung di beberapa bagian, menuntut kekuatan - jika bukan teknik - panjat tebing yang serius. Secara umum, melalui ferratas dilakukan dalam pendakian, meskipun dimungkinkan untuk turun mereka.
    Sumber Photo : Skywalker Tebing Parang

    Via Ferrata Indonesia baru beberapa tahun di bangun, di mulai dari via ferrata gunung parang, gunung parang adalah Gunung Parang atau Gunung Parang (gunung-gunung, parang-parang), adalah gunung di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat di Indonesia.

    Terletak di antara dua lengan utama Waduk Jatiluhur, gunung andesit batu vulkanik ini menunjukkan tiga puncak berbeda yang membentang sekitar 1,5 km dari utara ke selatan, yang tertinggi di antaranya adalah 963 m di atas permukaan laut. Tebing setinggi 600 m, menawarkan pijakan keras dan sedikit, menjadikannya tempat populer bagi pemanjat tebing rekreasi.

    Sumber Photo : Skywalker Tebing Parang

    Gunung Parang adalah "Taman" atau "Mekah" panjat tebing di Indonesia. Gunung ini telah menjadi terkenal di dunia panjat tebing Indonesia sejak 1980, dan di situlah pendakian sebagai olahraga dimulai di Indonesia. Daftar pendaki gunung apa pun dianggap tidak lengkap jika ia belum mencoba mendaki dan membuat rute baru di Gunung Parang, di mana pendakian berbeda dari dinding besar lainnya di dunia, karena seseorang mengalami cuaca yang sangat panas dan lembab, hujan, batu yang sulit, dan pemandangan yang indah. Gunung Parang memiliki tiga puncak utama, lebih dikenal sebagai Menara 1, Menara 2 dan Menara 3, dan beberapa puncak kecil lainnya. Berbagai rute pendakian tersedia, tetapi rute pendakian yang lebih populer adalah "240" di Tower 2, dibuat oleh Skygers, grup panjat tebing dari Bandung. Rute "Pasukan Khusus" di Menara 3, disiapkan oleh Pasukan Khusus Angkatan Darat Indonesia. Ada banyak tanjakan lain di area yang disiapkan oleh tim dari Indonesia dan internasional.
    Sumber Photo : Skywalker Tebing Parang

    untuk meuju puncak parang sekarang tidak perlu bersusah payah membuat jalur pemanjatan, karena untuk mencapai puncak buat anda yang pemula anda tinggal menggunakan harnest dan APD lainnya dan mengikuti jalur sudah di buat, jalurnya mudah buat anda karena pegangan untuk menuju puncak menggunakan besi, untuk safety nya menggunakan tambahan cowstail sebagai alat bantu penahan jatuh.

    Anda tertarik untuk mencoba wisata ini silahkan hubungi markting kami
  • 0 komentar:

    Referensi lokasi kegiatan

    Kami bantu untuk mereferensikan lokasi sesuai dengan kebutuhan dan budget anda

    ADDRESS

    Jl. Raya Tajur Luewibilik KM.1 Citeureup-Bogor

    EMAIL

    info.cakarlangit@gmail.com
    marketing@cakarlangitindonesia.co.id

    TELEPHONE

    021 8794 3662

    MOBILE

    0813 8453 5500
    0812 8468 3295